Pasang Iklan

Pasar Lama Kutowinangun kian Merana

Pasar Lama Kutowinangun kian Merana
Pagi yang indah, walau mendung sedikit menganggu sinarnya matahari. Hatiku pun tetap berbingah atau gembira walau sedikit agak lesu dan letih. Lelah hati dan pikiran. Entah mengapa, bebarapa hari ini, otakku terasa diperas paksa. Tegang otot dan persendian kepala. Beban pikiran tampak berat sekali. Seperti menyunggi bebatuan diatas kepala. Ya, ada rasa letih dan lesu. Ingin mengeluh dan mengadu, tapi kepada siapa yang hendak aku tuju. Tempat aku bersimpu.

Pasar Lama Kutowinangun kian Merana
Kebingunanlah dari akhir permasalahan itu. Kupendam dalam hati. Kusimpan dalam ingatan. Kukubur dalam kalbu. Kutimbun dalam lemah tubuhku.Tertutup tulang-tulang ragaku. Walau akhirnya, jerawatlah yang muncul disetiap jengkal wajahku. Ya, begitulah dalam hidup ini. Selalu ada permasalahan. Sekuat-kuatnya jiwa, raga yang terkalahkan. Atau bahkan sebaliknya. Sekuat-kuatnya raga, jiwalah yang harus terhempaskan.

Pasar Lama Kutowinangun kian Merana
Kalau sudah begini. Paling enak menghibur diri. Biar tidak larut dalam kesedihan. Mencari sebuah pelampiasan atau sekedar mengalihkan perhatian. Karena hidup ini sudah begitu beratnya. Sehingga jangan ditambah berat. Tetap berjalan. Tetap melangkah. Dan tetap berjuang. "Yen ra kuat, ditinggal ngopi waelah", itulah sepotong syair dalam dangdut jawa.

Pasar Lama Kutowinangun atau yang lebih terkenalnya Pasar Lawas Kutowinangun. Kenapa disebut pasar lama? Karena kini di Kutowinangun sudah ada pasar baru. Pasarnya lebih megah dan luas. Tapi pasar lama Kutowinangun tetaplah punya dihati. Tidak pernah sepi dari transaksi jual-beli.

Tapi Pasar Lawas Kutowinangun ini keadaannya semakin memprihatikan. Kumuh dan semrawut. Tidak sedap dipandang mata. Kurang tertatap rapi. Sungguh disayangkan. Atau mungkin akan ada rekolasisasi pedagang ke Pasar Kutowinangun? Entahlah. Yang jelas, pedagang pasar lama harus bisa mendapatkan perhatian lebih. Agar konsumen atau pembeli merasa nyaman dan aman.

Transaksi jual beli di Pasar Lawas Kutowinangun sungguh mengasikan. Ada rasa ikatan batin dan persaudaraan. Tidak hanya sekedar mengejar materi belaka. Aku mah sukanya belanja tempe atau gorengan tahu. Kadang juga kembang melati. Alamat Pasar Lama Kutowinangun berada di Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Indonesia. Kode Pos 54393.

Bagikan Artikel ke: Facebook Twitter Google+

Artikel Terkait:

Disqus Comments